Selasa, 21 Januari 2020

PENGERTIAN VPN, CARA KERJA DAN KONFIGURASI VPN

PENGERTIAN VPN, CARA KERJA DAN KONFIGURASINYA


Pengertian VPN

VPN atau disebut juga dengan Virtual Private Network merupakan salah satu koneksi yang terdapat antara satu jaringan dengan jaringan yang lainnya yang dapat dilakukan secara privat melalui sebuah jaringan internet. VPN ini juga dapat memungkinkan Anda untuk melakukan sebuah akses informasi yang bersifat pribadi sehingga lebih aman dalam melakukan akses internet seperti melakukan browsing, surfing hingga kegiatan yang lainnya. Mengapa demikian? Karena dengan menggunakan VPN ini, data yang akan dikirimkan menggunakan terenkripsi sehingga data tersebut bisa tetap menjadi rahasia walaupun Anda menggunakan jaringan publik.




Cara Kerja VPN

Setelah mengetahui pengertian VPN maka selanjutnya Anda juga bisa mengetahui bagaimana cara kerja VPN tersebut. Agar dapat memahami konsep mengenai VPN ini, maka Anda harus mengetahui terlebih dahulu mengenai bagaimana prinsip dari kerja VPN ini. Namun, pada dasarnya, VPN ini dapat bekerja seolah-olah dapat membuat jaringan di dalam sebuah jaringan yang disebut juga sebagai tunneling atau terowongan. Nah, tunneling atau terowongan ini nantinya akan digunakan sebagai salah satu jalur yang dibuat privat hanya dengan menggunakan infrastruktur oleh pihak ketiga.

Tak hanya itu saja, VPN juga akan menggunakan teknologi tunneling yang telah ada seperti PPTP, L2TP dan juga IPSec atau disebut juga dengan Internet Protocol Security. Selain itu, VPN ini juga merupakan sebuah perpaduan mengenai antara teknologi tunneling dan juga enkripsi sehingga dapat digunakan lebih aman dibandingkan dengan koneksi jaringan internet pada umumnya.

Dalam menghubungkan VPN ini pada 1 PC dengan yang lainnya, VPN juga membutuhkan sebuah server yang diberi nama Server VPN. Dimana server ini berupa sebuah komputer dengan aplikasi VPN server sehingga keduanya akan dapat mengontak satu sama lain. Selain itu, VPN Server ini juga akan melakukan verifikasi mengenai username dan juga password serta jika berhasil, maka VPN Server tersebut juga akan memberikan IP Address yang baru pada perangkat komputer Client dengan begitu sebuah koneksi atau tunnel akan dapat terbentuk.






Konfigurasi VPN

1.Pertama kita install pptpd dengan perintah berikut:


2. Lantas kita edit file pptpd.conf dengan perintah berikut:


3. Di bagian paling bawah masukkan ip address yang akan digunakan oleh user seperti gambar berikut:


4. Edit file pptpd-options dengan perintah berikut:


5. Setelah itu cari pada bagian paling bawah file tersebut, tepatnya dibawah tulisan ‘novjccomp’, tulis perintah berikut ini:




6. Untuk Selanjutnya kita akan membuat username dan password untuk VPN kita nanti, caranya dengan mengedit file chap-secrets dengan perintah nano /etc/ppp/chap-secrets. Lalu masukkan user name dan passwordnya seperti gambar berikut: 


7. Untuk menerapkan konfigurasinya masukkan perintah-perintah berikut:


 

Pengujian pada Client:

1.Masuk ke control panel>> network and internet>> network and sharing center
Disini kita pilih Set up a new connection or network
2. Lalu pilih connect to a workplace

3. Pilih Use my internet connection
4. Lalu kita pilih I’ll setup an internet connection later
6. Isi Internet addres dan Destination name sesuai dengan server kita
7. Lalu masukkan username dan passwordnya
Untuk mengetahui berhasil tidaknya kita buka change adapter setting lalu klik kanan pada VPN Connection. Jika hasilnya seperti gambar dibawah itu tandanya konfigurasi yang kita lakukan berhasil.




Referensi: 
https://blog.dimensidata.com/pengertian-vpn-cara-kerja-vpn-dan-fungsi-vpn/

Sabtu, 07 Desember 2019

PENGERTIAN, CARA KERJA DAN KONFIGURASI SAMBA SERVER DI LINUX DEBIAN

Pengertian, Cara Kerja dan Konfigurasi Samba Server di Linux




APA ITU SAMBA?


Samba Server merupakan sebuah protokol yang dikembangkan di Sistem Operasi Linux untuk melayani permintaan pertukaran data antara mesin Ms. Windows dan Linux. Di samping untuk melayani file sharing antara Windows dan Linux, Samba juga merupakan salah satu protokol yang digunakan di Sistem Operasi Linux untuk melayani pemakaian data secara bersama-sama.




CARA KERJA


Samba terdiri atas dua program yang berjalan di background: SMBD dan NMBD. Secara singkat dapat disebutkan bahwa SMBD adalah file server yang akan menghasilkan proses baru untuk setiap client yang aktif sementara NMBD bertugas mengkonversi nama komputer (NetBIOS) menjadi alamat IP sekaligus juga memantau share yang ada di jaringan. Kerja SMBD sendiri diatur melalui file konfigurasi /etc/samba/smb.conf. Dengan membuat file konfigurasi yang tepat, Samba dapat dijadikan file server, print server, domain controller, dan banyak fungsi lainnya.

Selain SMBD dan NMBD, aplikasi samba juga mempunyai beberapa program pendukung yaitu:

- smbclient, aplikasi di klien dengan tampilan mirip ftp untuk mengakses SMB resource share (mengakses share files)
- smbtar, Program yang memback up data yang dishare. Mirip tar di Linux.
- Nmblookup, Program yang membantu mencari nama (names lookup) dengan memanfaatkan NetBIOS over TCP/IP. Nmblookup dapat digunakan untuk meresolve dari nama komputer ke nomor IP dan sebaliknya.
- smbpasswd, Program yang memungkinkan administrator mengatur password yang terenkripsi yang dipergunakan oleh Samba Server.
- Smbstatus, Program yang memonitor status terakhir dari share resources yang diberikan oleh Server Samba.
- Testparm, Program kecil untuk melakukan proses debug (memeriksa parameter) terhadap file konfigurasi Samba (smb.conf)
- Swat, Samba Web Administration Tool, program bantu yang memberikan interface model web untuk mengadministrasi Samba. SWAT mempermudah edit smb.conf (file konfigurasi Samba) mengatur resource share, melihat status Samba terakhir, dengan dukungan file help yang sangat bermanfaat.



KONFIGURASI SAMBA


1) Install aplikasi samba dengan perintah berikut.



2) Sebelum mengkonfigurasi, ada baiknya membuat user dan folder yang akan dibagi terlebih dahulu dengan perintah-perintah berikut.




3) Konfigurasi samba servernya dengan memasukan perintah seperti di bawah, kemudian masukan nama folder yang ingin dibagi dengan sistem operasi yang lain.





4) Terapkan pengkonfigurasian dengan perintah restart.




5) Untuk pengujiannya, masuk ke file manager di window client lalu masukan IP/alamat server kita. Jika muncul tampilan seperti di bawah, berarti penginstallan samba sudah berhasil.








Referensi:
http://rismagusmiarni22.blogspot.com/2017/10/materi-lengkap-samba-server-pengertian.html

Jumat, 06 Desember 2019

PENGERTIAN, CARA KERJA DAN KONFIGURASI SSH SERVER DI LINUX DEBIAN

Pengertian, Cara Kerja dan Konfigurasi SSh Server di Linux Debian


Sebelum kita ke tahap konfigurasi, kita harus mengetahui definisi dan cara kerja dari SSh itu sendiri terlebih dahulu.


APA SIH SSH ITU?


SSH (Secure Shell connection) merupakan sebuah protokol administrasi yang memungkinkan user untuk mengakses dan memodifikasi berbagai macam pengaturan maupun file yang ada di dalam server.

SSH merupakan pengembangan dari Telnet yang sebelumnya dianggap tidak aman karena tidak adanya proses enkripsi. Koneksi yang terjadi SSh dienkripsi menggunakan beberapa teknologi, seperti enkripsi simetris, enkripsi asimetris, dan hashing. Ketiganya merupakan teknik kriptografi yang menjamin koneksi yang terenkripsi.

Jika menggunakan SSH, Anda mempunyai opsi untuk melakukan autentikasi pengguna remote sebelum melakukan koneksi. Selain itu, SSH juga dapat mengirimkan input dari SSH client ke host (server) kemudian mengirimkan kembali hasilnya kembali ke user client.



APA SIH SSH CLIENT?


SSH client adalah aplikasi yang dipakai untuk menghubungkan sistem operasi dengan SSH server. Di sistem Linux dan MacOS biasanya sudah terpasang, tetapi jika di Window maka dapat menggunakan aplikasi puTTy.



CARA KERJA SSH SERVER


Cara kerja protokol SSH adalah menggunakan model client-server. Jadi koneksi yang terjadi adalah SSH client melakukan koneksi ke SSH server.

SSH client melakukan proses koneksi dan menggunakan kunci kriptografi untuk memverifikasi dan mengidentifikasi SSH server. Selama kunci yang dipakai SSH client tidak sama dengan SSH server maka koneksi tidak akan pernah dapat tersambung.

SSH client mengawali koneksi dengan memanggil SSH server menggunakan aplikasi SSH client (PuTTY di Windows). Kemudian SSH server mengirimkan public key ke SSH client. Kemudian SSH client merespon dengan memberikan pasangan kunci yang diberikan oleh SSH server.

Selanjutnya keduanya melakukan negosiasi atau verifikasi koneksi dan memulai membuka koneksi yang aman. Setelah selesai, SSH client sudah dapat masuk ke dalam server dengan pertukaran data yang terus dienkripsi.



KONFIGURASI SSH SERVER


1) Install aplikasi SSh dengan perintah berikut:



2) Mulai konfigurasinya dengan mengetikkan perintah sebagai berikut:



3) Ubah port default SSh sesuai keinginan (saya mengubahnya menjadi port 36) lalu masukan IP Address sebagai "gerbang" / "pintu" untuk mengakses server. (Save dengan Ctrl + X + Y + Enter)



4) Selanjutnya, lakukan restart untuk mengaplikasikan konfigurasi SSh tersebut.



5) Terakhir, kita uji di aplikasi puTTy dengan mengisi port dan IP Addressnya, jika bisa log in, maka SSh selesai diinstall.







Referensi: https://www.google.com/amp/s/www.niagahoster.co.id/blog/apa-itu-ssh/

Pengertian, Cara Kerja dan Konfigurasi DHCP di Linux Debian

Pengertian DHCP, Cara Kerja dan Konfigurasinya



APA SIH DHCP ITU?


DHCP adalah singkatan dari Dynamic Host Configuration Protocol, sebuah protokol client/ server yang mempunyai fungsi untuk membuat dan menyewakan alamat IP secara otomatis kepada komputer client atau host client baik itu secara massal maupun per unit. DHCP selain untuk pembuatan IP, juga dapat memberikan default gateway, hostname, DNS, serta domain name secara otomatis. Terdapat dua arsitektur dalam menjalankan cara w DHCP, yaitu DHCP server dan DHCP client.

Nah, sementara penjelasan apa itu DCHP Server dan Client adalah sebagai berikut:
A) DHCP Server, merupakan sebuah perangkat mesin yang bisa menyediakan alamat IP, DNS, dan default gateway serta berbagai informasi TCP/ IP yang lain untuk komputer client yang memintanya. Sistem operasi komputer yang menyediakan layanan DHCP server diantaranya yaitu linux, GNU, windows NT server, windows 2003 server.

B) DHCP Client, merupakan sebuah perangkat client yang mengoperasikan perangkat lunak DHCP client, sehingga bisa tersinkronisasi dengan DHCP server untuk dapat menerima alamat IP, default gateway, dan DNS secara otomatis.


CARA KERJA DHCP


Berikut ini adalah tentang bagaimana cara kerja DHCP server dan client. DHCP server dalam menyewakan alamat IP kepada DHCP client mempunyai beberapa tahap cara kerja. Cara kerja DHCP adalah sebagai berikut ini.

IP Least Request yaitu tahap komputer client meminta alamat IP address kepada DHCP server.
IP least Offer yaitu tahap DHCP server memberikan penawaran alamat IP address yang tersedia kepada komputer client.


IP lease Selection yaitu tahap komputer client menerima alamat IP address yang ditawarkan oleh DHCP server dan melakukan penyewaan kepada DHCP server selama dalam batas waktu tertentu.
IP Lease Acknowledge yaitu tahap dimana DHCP server menerima penyewaan DHCP client, memberikan alamat IP address dan memberikan subnet jaringan yang lain sebagai fasilitas tambahan. Setelah itu DHCP client melakukan inisialisasi/ aktifasi dengan mengikat alamat IP sehingga alamat IP itu tidak bisa diambil oleh komputer client yang lain, kemudian komputer client dapat digunakan untuk bekerja pada jaringan DHCP server yang telah dikonfigurasi.


KONFIGURASI DHCP


1) Install aplikasi DHCP dengan perintah berikut:


2) Ketik konfigurasi DHCP dan mulailah mengkonfigurasinya dengan memasukan IP yang sudah disetting untuk eth yang tersambung ke client seperti di bawah.




3) Konfigurasi isi default DHCP, dengan memasukan ethernet yang digunakan untuk jalur client seperti di bawah (saya menggunakan eth1).




4) Restart DHCP dengan perintah "/etc/init.d/isc-dhcp-server restart/".

5) Untuk pengujian, kita klik window+R, lalu ketik "cmd" dan ketikan "ipconfig /renew *Local*" sehingga muncul tampilan berikut.













Referensi: https://www.temukanpengertian.com/2013/06/pengertian-dhcp.html?m=1

Selasa, 29 Oktober 2019

PENGERTIAN, CARA KERJA DAN KONFIGURASI DNS DI DEBIAN


Sebelum ke tahap konfigurasi, kita terlebih dulu harus mengerti apa itu DNS dan bagaimana cara kerjanya.


PENGERTIAN DNS SERVER


DNS atau Domain Name System merupakan sistem untuk menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer misalnya internet. DNS menyediakan alamat IP untuk setiap nama host dan mendata setiap server transmisi surat (mail exchange server) yang menerima surat elektronik (email) untuk setiap domain.



CARA KERJA DNS


1) DNS resolver:
- melakukan pencarian alamat host pada file HOSTS. Jika alamat host yang dicari sudah ditemukan dan diberikan, maka proses selesai.
- melakukan pencarian pada data cache yang sudah dibuat oleh resolver untuk menyimpan hasil permintaan sebelumnya.
- melakukan pencarian pada alamat server DNS pertama yang telah ditentukan oleh pengguna.

2) Server DNS ditugaskan untuk mencari nama domain pada cache-nya. Apabila nama domain yang dicari tidak ditemukan, maka cari dengan  melihat file database (zones) yang dimiliki oleh server atau dengan menghubungi server DNS lain yang masih terkait dengan server yang dimaksud. Jika sudah ditemukan kemudian disimpan dalam cache lalu hasilnya diberikan ke client (melalui web browser).



KONFIGURASI DNS SERVER DI DEBIAN


1) Install aplikasi Bind9 dengan ketik: #apt-get install bind9




2) Edit konfigurasi DNS pada default-zones dengan ketik: # nano /etc/bind.conf.default-zones (ganti "localhost" dengan nama domain, "db.local" dengan "db.zone", "127" dengan 3 oktet IP terakhir, "db.127" dengan "db.rev"




3) Copy file yang ada di db.local ke db.zone dengan ketik: #cp /etc/bind/db.local   /etc/bind/db.zone serta #cp /etc/bind/db.127   /etc/bind/db.rev



4) Edit file di db.zone dengan ketik: #nano /etc/bind/db.zone (ganti localhost dengan nama domain, 127.0.0.0 dengan IP Server, dan hapus @ IN AAAA ::1



5) Edit file di db.rev dengan: #nano /etc/bind/db.rev (localhost ganti dengan nama domain, 0.0 dihapus)



6) Edit file resolv.conf dengan: #nano /etc/resolv.conf (dengan mengetik search "nama domain" dan nameserver "ip server")



7) Restart bind9 dengan: /etc/init.d/bind9 restart



8) Uji konfig dengan: #nslookup "ip server" dan #nslookup "nama domain"






CATATAN:
Nama kelompok: syifanid
Anggota: 1) Syifa Nidaul Arifah (ketua)
                 2) Resti Marwanti
                 3) Siti Nurhasanah





Sumber pengertian dan cara kerja DNS: https://idwebhost.com/blog/pengertian-fungsi-dan-cara-kerja-dns/

Selasa, 22 Oktober 2019

PENGERTIAN, JENIS DAN TATA CARA KONFIGURASI ROUTER DI DEBIAN 8

PENGERTIAN, JENIS DAN TUTORIAL KONFIGURASI ROUTER DI DEBIAN 8


Sebelum membahas ke langkah-langkah/tutorial konfigurasi, terlebih dahulu kita harus mengetahui apa itu router dan jenis-jenisnya.


1. Pengertian Router


Router merupakan system perangkat jaringan yang fungsinya untuk mengirim sejumlah paket data dari suatu jaringan internet menuju ke tujuannya. Proses pengiriman tersebutlah yang biasa disebut routing. Router juga fungsi secara garis besarnya yaitu untuk menghubungkan dua jaringan atau lebih, yang digunakan untuk mengkoneksikan banyak jaringan kecil ke sebuah jaringan yang ukurannya lebih besar (internetwork).

Router tersebut juga kadang bisa digunakan untuk menghubungkan dua buah jaringan yang memakai media yang berbeda, berbeda arsitektur jaringan, seperti misalnya dari Ethernet ke Token Ring.


2. Jenis-Jenis Router


Jenis router terbagi menjadi dua, yaitu berdasarkan mekanisme kerja dan pengaplikasiannya.


    A) Berdasarkan Mekanisme Kerja

     - Router Statis, adalah router yang mempunyai tabel routing. Pengaturannya dilakukan secara manual oleh pihak administrator jaringan.

     - Router Dinamis, adalah router yang mempunyai dan membuat tabel routing dengan kondisi dinamis. Pengaturannya secara otomatis dengan membaca lalu lintas jaringan, juga saling berhubungan dengan beberapa router lainnya.


    B) Berdasarkan Pengaplikasiannya

      - Router PC
        Router PC merupakan sebuah komputer yang dibuat sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi sebagai router. Router jenis ini sistem operasinya memiliki fasilitas membagi atau mensharing IP Address.

     - Router Hardware
       Router Hardware merupakan sistem perangkat yang memiliki kemampuan seperti halnya router, hingga hardware tersebut dapat membagi atau memancarkan IP Address.

     - Router Aplikasi
       Router Aplikasi merupakan aplikasi yang dapat diinstall hingga dapat beroperasi layaknya router, contohnya seperti WinProxy dan WinGate.



3. Konfigurasi Router di Debian

1) Mengkonfigurasi IP Address dengan ketik: #nano /etc/network/interfaces



2) Restart Network Interfaces dengan ketik: /etc/init.d/networking restart

3) Cek IP Address-nya dengan ketik: #ifconfig

4) Atur forward pada ipv4 dengan cara ketik: #nano /etc/sysctl.conf


5) Hilangkan tanda pagar pada tulisan: #net.ipv4.ip_forward=1


6) Buka lalu konfigurasi file rc.lokal untuk memberikan MASQUERADE dengan ketik: #nano /etc/rc.lokal


7) Restart dengan ketik: #reboot

8) Tes hasil konfigurasi dengan cara PING dari server ke router


9) PING dari server 1 ke server 2










  • Sekian pembahasan mengenai router dan tata cara mengkonfigurasinya di Debian. Selamat mencoba! ^^


PENGERTIAN VPN, CARA KERJA DAN KONFIGURASI VPN

PENGERTIAN VPN, CARA KERJA DAN KONFIGURASINYA Pengertian VPN VPN atau disebut juga dengan Virtual Private Network merupakan salah sat...